Anak kecil
berambut basah. Lari ring dipinggir pantar. Ia menatap jauh melampaui samudra
luas. “Warna langit berselimut jingga, ketika aku menyapa dunia”. Anak itu
mulai merapal mantra mengusir jenuh yg mengusik.
“Anakku.....!”ucap
sang ibu yg berdiri memegang tangannya. “Lihatlah......! mata merah yg membakar
di sana. Apa kau melihat keindahan? Tanyanya.
“Iya ibu.
Keindahan yang lebih teduh dari rumput yang hijau, keindahan yang lebih nyaman
dari dawai angin kesejukan, keindahan yang lebih jelita dari bidadari angkasa, keindahan
yang lebih menyentuh dari pada pasir di kakiku” ucap sang anak sambil menatap
tajam pada mata itu.




