Orang
sering kali menganggap bahwa hidup ini adalah masalah, bahwa setiap orang hidup
pasti menghadapi masalah. masalah itu datang dari berbagai dimensi dalam hidup
kita, seakan tiap langkah kita adalah masalah. persepsi inilah yang seringkali
hidup dalam benak manusia.
Sekarang
mari kit mencoba mendefinisikan masalah. menurut banyak kalangan
masalah/Problem/patologi itu adalah suatu realitas yang menyimpang yang tidak
sesuai dengan harapan atau tujuan kita. ada juga yang mendefinisikanmasalah
adalah sesuatu “hal” atau kejadian yang membuat ‘langkah” kita terhenti untuk
beberapa waktu dan harus diselesaikan untuk meneruskan “langkah” kita, jika
kita tidak dapat menyelesaikannya amak kita punya tiga pilihan yaitu berhenti
selamanya, berbalik arah atau mencari jalan yang lain.
Akan
tetapi menurut saya sebetulnya masalah itu adalah bukan realitas atau fenomena
yang terjadi, tapi masalah itu adalah bagaimana kita mewujudkan atau
menciptakan fenomena-fenomena baru yang sesuai dengan ide kita.
Berangkat
dari filsafat plato tentang dunia ide, yang menyatakan bahwa dunia itu ada
dunia yang kelihatan dan bertubuh dan dunia ayang tidak kelihatan dan tidak
bertubuh. Dunia yang bertubuh adalah dunia yang terlahir terdiri daripada
barang-barang yang dapat kita lihat dan alami yang berubah senantiasa menurut
benda dan waktu. Dunia yang tidak kelihatan dan tidak bertubuh adalah dunia
daripada idea. Dunia yang tetap dan tidak berubah-ubah.

