Manusia pada
dasarnya adalah makhluk yang paling unik yang pernah tercipta, dengan
segala potensi yang ada manusia akhirnya manjadi makhluk yang paling
mulia. Mereka bisa merasa tapi tak sama dengan makhluk lainnya. Merek
bisa berpikir, mereka juga bisa merenung. Area merasa, berpikir dan
perenungan yang mereka lakukan cukuplah luas, mulai dari dirinya sendiri
sebagai wujud makhluk misteri sampai pada semesta yang didalamnya
tersimpan rahasia ilahi. itulah bibit awal yang menjadi asal mula lahirnya filsafat.
Dari hal
itulah muncullah dalam diri manusia yang disebut sebagai sebuah
Thaumasia atau Ketakjuban. Manusia merasakan ketakjuban pada keajaiban
alam semesta yang kaya raya ini, mulai dari matahari yang konsisten
dengan terbit dan tenggelamnya serta assesoris cahayanya luar biasa,
pada bintang-bintang yang indah dilangit sana, pada cakrawala yang tak
ada batasannya serta pada dirinya sendiri yang bisa merasakan ketakjuban
dunia.

